Breaking News : MAKI Jatim ungkap peran strategis oknum vendor “A” dalam Dunia pendidikan Jawa Timur

Indikasi utama,oknum vendor “A” ini menjadi promotor di balik kebijakan strategis untuk penempatan baru Kacabdin,demi melanggengkan kepentingan usaha pemesanan barang yang akan dilakukan nantinya
0
104

Dunia Pendidikan Jawa Timur tetap menjadi Organisasi Pemerintah Daerah yang menjadi incaran bagi para vendor pengusaha terutama dalam mengiringi penentuan pengadaan barang yang dibutuhkan oleh pihak sekolah SMA/SMK Negeri/Swasta di dalamnya.

Terbaru,tim Litbang dan investigasi MAKI Jatim telah berhasil mendapatkan pengakuan bahwa vendor seragam inisial “A” tersebut berani merogoh kocek ratusan juta terlebih dahulu untuk menginterverensi kebijakan roling atau penempatan baru sekelas jabatan eselon 3 yaitu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Tindak lanjut serta pendalaman atas pengakuan dari salah satu narasumber valid dan berkwalitas tersebut,tim Litbang dan investigasi MAKI Jatim mulai melakukan pengawasan melekat dan prosedur monitoring penuh atas kegiatan vendor tersebut.

“Mencari alat bukti itu tidak mudah,tetapi ketika arah kebijakan Dindik Jatim dan para Kacabdin dalam hal pengadaan seragam ternyata mengarah ke vendor seragam inisial ‘A’ tersebut,hal itu bisa menjadi rangkaian bukti valid dan sah demi hukum,”ungkap Heru MAKI.

Narasi ilustrasi yang disampaikan Heru MAKI berkaitan dengan fakta hukum adalah adanya ‘kebijakan’ yang mengarah kepada sang vendor tersebut untuk bisa melanggengkan praktek monopoli dalam hal pengadaan seragam dan tidak memberikan ruang bagi pelaku usaha lainnya untuk bisa berperan aktif.

Keberanian vendor tersebut dalam merogoh kocek terlebih dahulu,bisa sampai ratusan juta bahkan milyaran rupiah,yang pada akhirnya bisa mengarah kepada praktek monopoli dalam penentuan kebijakan para kepala cabang dalam penentuan vendor seragam yang dimaksudkan.

Tim Litbang MAKI Jatim saat ini tengah memetakan daerah yang menjadi wilayah kekuasaan para kepala cabang dinas yang diindikasi telah mendapatkan bantuan promosi dari sang promotor untuk bisa pindah dan atau masuk pada wilayah yang dikehendaki para Kacab.

“Menjelang proses penerimaan murid baru seperti tahun 2026 ini,kita akan uji data temuan berbasis awal pengakuan yang telah didapatkan terlebih dahulu dengan kebijakan dari kepala cabang dinas dalam hal penentuan vendor seragam yang akan ditunjuk,”jelas Heru MAKI.

Heru MAKI menambahkan bahwa vendor seragam inisial ‘A’ tersebut sebenarnya pemain vendor seragam yang sudah lama bercokol sebagai vendor seragam pada Dinas Pendidikan Jawa Timur dan ditengarai tahun ini,perusahaan sang vendor akan berubah wujud yang berbeda dari perusahaan yang telah digunakan sebelumnya.

Heru MAKI menegaskan ini vendor ini masuk kategori vendor kelas kakap dan hampir semua sekolah SMA/SMK Negeri/Swasta se Jawa Timur sangat mengenal vendor seragam inisial “A” tersebut.

Bahkan terbaru,rekam jejak vendor seragam tersebut di dunia pendidikan Jawa Timur,sudah sangat mendarah daging serta menerapkan sistem sebagai vendor pendana apabila ada kebutuhan mendadak dari oknum sekolah.

“Saya tekankan kepada tim Litbang dan investigasi MAKI Jatim untuk lebih berhati hati dalam rangka melaksanakan giat pendalaman dan penajaman data karena vendor itu masuk kategori vendor kelas kakap,dan saya sangat yakin dalam jangka waktu dekat temuan yang sangat berarti akan berhasil diraih tim Litbang MAKI Jatim dan pastinya menjadi temuan yang bisa menjadi alat bukti hukum nantinya “pungkas Heru MAKI.

Leave a reply