Presiden Prabowo dalam Rakornas menyentil keberadaan Rumah Radio Indonesia di Surabaya yang menjadi serambi siar Bung Tomo dalam menggelorakan semangat kepahlawanan Arek Suroboyo

Dengan segala kekuatan SDM serta dukungan arek Suroboyo dan Presiden Prabowo,MAKI Jatim secara kelembagaan siap mengembalikan histori rumah radio perjuangan Bung Tomo di jalan Mawar Nomer 10 Surabaya ke bentuk aslinya
0
90

Setiap memasuki bulan November, selalu saja teringat dengan Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November. Sebuah hari besar yang secara Hostori terjadi di kota Surabaya dan kemudian diperingati secara nasional.

Peristiwanya menyulut kebangkitan seluruh negeri untuk berani mati dalam mempertahankan kedaulatan bangsa. Para tokohnya membakar semangat para pejuang menjadi banteng banteng yang siap menyeruduk lawan meski mati adalah taruhannya. Itulah arek arek Surabaya yang terlihat bagai banteng terluka demi kedaulatan bangsa.

Di balik itu adalah getaran suara berapi api melalui radio radio yang membakar semangat arek arek Surabaya. Tidak lain dan tidak bukan adalah suara Bung Tomo. Bung Tomo dari balik mikrofon menyemangati Arek Arek Surabaya untuk terus maju ke garis depan di medan laga di mana mana di kota Surabaya.

Sementara Bung Tomo di tempat yang tersembunyi terus berapi api. Di sana di rumah di jalan Mawar 10 Surabaya, ia setiap saat menyulut api perlawanan terhadap Sekutu yang merangsek menguasai Surabaya. ꦩꦮꦂ Mawar 10 adalah ruh 10 November. Mawar 10 menghiasi literasi negeri.

Pada Selasa, 21 November 2023, ditemukan dugaan adanya pengaburan sejarah lanjutan atas rumah bersejarah yang umum disebut Rumah Radio perjuangan Bung Tomo yang beralamat di jalan Mawar 10 – 12 Surabaya. Pada 2016 rumah bersejarah, dimana Bung Tomo melalui radio rakitan memancarkan siaran siaran radionya, dibongkar oleh pemiliknya. Padahal rumah ini berlabel cagar budaya.

Rumah Radio Bung Tomo telah berubah bentuk.
Protes pun terjadi dan kasusnya sempat masuk ke ranah polisi hingga ke pengadilan negeri. Protes oleh para pegiat dan aktivis terhadap pelaku pembongkaran, yang diduga melanggar hukum, seolah sia sia. Pelanggar hukum justru terbebas dari hukum.

Anehnya status Cagar Budaya yang dikeluarkan Pemerintah Kota Surabaya turut hilang. Pada Senin, 21 November 2023, Rumah Radio Perjuangan Bung Tomo diketahui kehilangan alamat. Nomor rumah yang ber-angka 10 sirna. Tidak ada identitas nomor 10 pada rumah yang sudah berubah bentuk dari aslinya itu. Tidak ada tanda alamat Jalan Mawar 10 Surabaya yang sangat bersejarah bagi rakyat Surabaya.

Mana angka 10? Apalagi identitas alamat jalan Mawar 10 juga sudah hilang. Rumah baru itu tidak memiliki identitas nomor 10 sebagaimana mestinya. Apakah nomor 10 sebagai identitas alamat juga sengaja dihilangkan?

Dalam Rakornas 2026,Presiden Prabowo sentil keberadaan rumah radio perjuangan di jalan Mawar Nomer 10 Surabaya.

Dalam giat Rakornas tahun 2026 dengan mengumpulkan semua policy maker baik di tingkat Provinsi sampai Kota Kabupaten di Sentul kemarin (02/02) Presiden Prabowo dengan lantang sempat menanyakan keberadaan rumah radio perjuangan Bung Tomo di Jalan Mawar Nomer 10 Surabaya yang telah berubah bentuk dengan dipastikan memorial histori perjuangan atas rumah tersebut akan hilang.

Pertanyaan dan sentilan pernyataan dari Presiden Prabowo tentunya menjadi tamparan keras bagi Arek Suroboyo pada umumnya dan tamparan keras bagi Walikota Suroboyo pada khususnya.

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koorwil Provinsi Jawa Timur secara kelembagaan dengan berbasis aura perjuangan para pahlawan Suroboyo akan memastikan bahwa prosedur administrasi pengalihan fungsi secara administratif ini telah berjalan sesuai norma aturan mengingat bahwa jalan mawar Nomer 10 telah menjadi Cagar Budaya lewat SK Walikota.

Heru MAKI,Ketua MAKI Jatim yang juga Arek Suroboyo asli dan tulen menyampaikan bahwa pasca pernyataan Presiden Prabowo tersebut akan menjadi semangat suara perjuangan untuk “merebut” kembali rumah di jalan mawar Nomer 10 Surabaya,tentunya dengan cara konstitusional dan tidak melawan hukum.

Heru MAKI berencana akan mendatangi Walikota Surabaya dan pemilik rumah di jalan mawar Nomer 10 Surabaya berkenaan dengan rencana alih fungsi dan mengembalikan rumah radio perjuangan Bung Tomo ke fisik aslinya tanpa mengurangi legasi histori yang ada.

“Kalau diperlukan,MAKI Jatim dengan semua kekuatan sumber daya manusianya serta Arek Suroboyo pada khususnya,siap membeli kembali rumah radio perjuangan Bung Tomo tersebut untuk melindungi legasi perjuangan Bung Tomo dan Arek Suroboyo untuk kepentingan anak cucu nantinya,”tegas Heru MAKI.

Heru MAKI dengan tegas menyampaikan bahwa langkah perjuangan ini akan menjadi langkah perjuangan arek Suroboyo pada khususnya dan langkah perjuangan Bangsa Indonesia dalam melindungi situs cagar budaya berbasis gelora kepahlawanan dalam rumah radio perjuangan Bung Tomo tersebut.

“Bismillah untuk semuanya,saatnya arek Suroboyo berjuang untuk mengembalikan nafas sejarah Bung Tomo dengan cara mengambalikan fungsi dna histori rumah radio perjuangan Bung Tomo dalam bentuk aslinya,”pungkas Heru MAKI.

Leave a reply