Kajati Jatim lantik beberapa Kepala Tim Satgas sesuai arahan Jaksa Agung

0
61

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur,Dr Kohar kemarin (09/06) telah melantik beberapa Satgas berkenaan dengan Satgas intelijen dan Satgas Pembinaan.

Dalam keterangan memberikan sambutan,Kajati Jatim menyampaikan pentingnya membentuk satgas sesuai arahan Jaksa Agung dan berharap Satgas yang dilantik bisa bekerja secara optimal dan sanggup bekerja dibawah tekanan sesuai target penyelesaian dan pengungkapan permasalahan di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Pelantikan dan pembentukan Satgas ini merupakan terobosan luar biasa dari Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan menjadikan Kejati Jatim merupakan kantor Kejaksaan Tinggi pertama kali yang melaksanakan arahan Jaksa Agung dalam hal pembentukan dan pelantikan Satgas.

Pak Madali,SH,MH,salah satu Kepala Tim 3 Satgas intelijen Kejati Jatim menyampaikan rasa syukur dan siap melaksanakan amanah Tusi Satgas pada wilayah Malang Raya dan Pasuruan Raya.

Dalam pernyataannya,Pak Madali siap melaksanakan tanggung jawab pelaksanaan penegakan hukum pada wilayah Malang Raya dan Pasuruan Raya,terutama dalam hal pengawasan dan pelaporan terutama berkaitan dengan Dunia Pendidikan dan dunia pengadaan barang dan jasa Provinsi Jawa Timur pada wilayah Malang Raya dan Pasuruan Raya.

Heru MAKI,Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia wilayah Provinsi Jawa Timur meyakinkan lembaganya untuk bersiap bekerjasama dengan Kejati Jatim,terutama Kepala Tim 3 Satgas Kejati
jatim wilayah Malang Raya dan Pasuruan Raya.

Heru MAKI menegaskan bahwa kerjasama nantinya akan difokuskan kepada pengungkapan potensi dugaan korupsi baik dalam dunia pendidikan Provinsi Jawa Timur maupun potensi korupsi pada dunia pengadaan barang dan jasa Provinsi Jawa Timur.

Tidak kalah pentingnya,ungkap Heru MAKI,adalah bagaimana maraknya potensi dugaan monopoli pengkondisian proyek oleh oknum yang memang diduga sudah mendapatkan restu baik dari Walikota dan Bupati terutama di wilayah Malang Raya.

“Sinergitas positif ini akan berjalan selaras dan setajam mungkin terutama pada pengungkapan potensi dugaan korupsi dan monopoli proyek,”pungkas Heru MAKI.

Leave a reply