MAKI Jatim soroti wajah baru kantor Cabdin Jember Dindik Jatim

Dugaan adanya ‘urunan’ di mana dana urunan tersebut berasal dari sisa dana BOS pihak sekolah juga menjadi atensi dan perhatian MAKI Jatim
0
345

Pasca pelantikan Iwan sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jember-Lumajang Dinas Pendidikan Jawa Timur yang baru dengan SPMT per 01 Januari 2026,tim Litbang dan investigasi MAKI Jatim melihat ada pemandangan yang sangat menarik pada kantor Cabdin Jember.

Masih tetap pasca pelantikan,terlihat adanya aktifitas perombakan besar besaran pada kantor Cabang Dinas Pendidikan Jember dan proses giat rehabilitasi kantor Cabdin Jember tersebut sifatnya menyeluruh.

Dalam artian,perombakan wajah kantor CDK Jember ini tidak hanya pada ruang Kepala Cabang Dinas Jember saja,tetapi menjalar ke semua ruang yang ada di kantor Cabdin Jember.

Bahkan apabila dibandingkan dengan wajah kantor Cabdin Jember sebelumnya,terlihat banyak sekali penggantian material kursi,meja dan penambahan material sekat PVC board baru pada ruang staf Cabdin Jember.

Hal ini memantik perhatian dan atensi MAKI Jatim dikarenakan pada DIPA tahun anggaran 2025,tidak ditemukan judul anggaran rehab kantor Cabdin Jember,baik yang tertera pada laman SIRUP LKPP maupun pada laman LPSE Provinsi Jawa Timur.

Sedangkan pelaksanaan DIPA APBD 1 Pemerintah Provinsi Jawa Timur,anggaran Pemprov tersebut pada bulan Januari dan Februari 2026,apabila memang dianggarkan,pastinya akan dilaksanakan pada akhir triwulan satu,itupun paling ceoat dan dipaksakan percepatan pelaksanaan anggaran.

“Akhirnya muncul pertanyaan mendasar pasca laporan tim Litbang dan investigasi MAKI Jatim,terus duit apa yang digunakan Kacabdin Jember untuk merehab total wajah kantor CDK Jember tersebut,”tanya Heru MAKI,Ketua MAKI Koorwil Provinsi Jawa Timur.

Heru MAKI menambahkan bahwa hasil penelusuran tim Litbang dan investigasi MAKI Jatim ditemukan juga dugaan ‘urunan’ atau penarikan dana berbasis narasi ‘partisipatif’ kepada sekolah sekolah SMA/SMK di wilayah Kabupaten Jember dan Lumajang.

Bahkan,lebih heboh lagi,ketika dilakukan pendalaman dari temuan,dugaan dana ‘urunan’ tersebut diberikan dari pihak sekolah diduga dengan mengambil ‘dana insentif yang berasal dari kelebihan dana BOS’ berbasis LPJ Bos yang sudah dibuat sedemikian rupa dari pihak sekolah berbasis laporan anggaran pelaksanaan dana BOS habis terkuras,padahal diduga Kepala Sekolah lewat bendahara sekolah masih menyimpan kelebihan dana BOS tersebut.

Tentu saja temuan tim Litbang dan investigasi MAKI Jatim tersebut menjadi dasar utama temuan dengan segala bukti hukum yang berhasil dihimpun untuk secepatnya akan ditindak lanjuti Bidang Hukum MAKI Jatim.

“Saya sudah teken surat tugas pelaporan khusus ke bidang hukum MAKI Jatim untuk melakukan telaah hukum dari temuan tim Litbang dan secepatnya membawa hal ini ke ranah pelaporan hukum,”tegas Heru MAKI.

Heru MAKI menambahkan bahwa bukan hanya upaya pelaporan hukum saja yang akan diambil,MAKI Jatim juga akan mempersiapkan diri untuk melakukan aksi demo akbar ke kantor Cabdin Jember dan bersiap juga menyegel kantor Cabdin Jember,berbasis dugaan bahwa anggaran rehab kantor Cabdin Jember ditengarai berasal dari anggaran yang tidak jelas serta mengarah kepada perilaku koruptif.

“Tunggu tanggal mainnya,kita akan aksi demo di kantor Cabdin jember,nanti pasti kami kabari kapan pelaksanaan aksi demo tersebut dan pastinya akan diikuti ratusan peserta aksi demo,”pungkas Heru MAKI mengakhiri wawancara dengan MAKINews.com.

Leave a reply