Gus Fawaid berpotensi menjadi Kuda Hitam dalam kontestasi Pilgub Jatim 2029/2030

Partai Gerindra,partai milik Presiden H Prabowo Subianto,menurut survey dari beberapa lembaga survei besar sukses mengalami peningkatan elektabilitas politis setiap periode waktu politis yang bergulir.
Pun demikian dengan keberadaan Partai Gerindra di Provinsi Jawa Timur,yang cenderung mengalami peningkatan prosentase elektabilitas politik setiap tahunnya.
Menjelang kontestasi politik dalam Pilgub Jatim tahun 2029/2030,Heru menyampaikan bahwa eskalasi pertarungan politik mulai pelan pelan menunjukkan tren meningkat selaras dengan metode pemanasan mesin politik bagi masing masing Partai poltik yang sudah mulai bersiap dalam menghadapi Pemilihan Gubernur Jawa Timur pada tahun 2029/2030.
Sudah mulai juga bermunculan para Calon Calon Gubernur yang telah menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Calon Gubernur Jawa Timur,berbasis realita bahwa Ibunda Khofifah Indar Parawansa sudah tidak bisa lagi maju sebagai Calon Gubernur Jawa Timur karena sudah menjabat 2 periode sebagai Gubernur Jawa Timur.
Narasi penggalan frasa kata “Timur” pada Jawa Timur menjadi menarik untuk kemudian dibahas mendalam pasca beredarnya berita terutama pada linimasa media sosial berkaitan dengan pernyataan Kesiapan GUS FAWAID yang saat ini menjabat Bupati Jember untuk mengikuti kontestasi Pilgub Jatim dengan maju sebagai CALON GUBERNUR JAWA TIMUR.
Tentunya ini menarik untuk dibahas secara mendalam berkenaan dengan keberadaan Gus Fawaid yang juga menjadi Presiden Laskar Sholawat dan menurut Heru,berpotensi menjadi kandidat KUDA HITAM yang bisa memecah elektorald treesold dan sangat besar potensinya untuk bisa memenangi kontestasi dalam Pilgub Jatim 2029/2030.
Saat ini,beberapa program “Heroik” dari Gus Fawaid di Kabupaten Jember seperti pelayanan kesehatan langsung ke rumah penderita akhirnya menarik perhatian Pemerintah Pusat lewat Menteri Kesehatan.
Program wadul GUS’E akhirnya menjadi program dahsyat dari Gus Fawaid sebagai Bupati Jember,dimana “keberanian” Gus Fawaid untuk mendengarkan langsung “curhat” dari masyarakat Jember serta berikhtiar mencarikan solusi atas permasalahan yang ada menjadi simbol utama bahwa Gus Fawaid bisa dibilang menjadi satu satunya Bupati di Jawa Timur yang sangat peduli atas suara hati masyarakatnya.
Heroisme Gus Fawaid dalam berbagai program di Kabupaten Jember ini tentunya sudah bisa menjadi modal awal untuk menjadi magnet politis bagi partai politik serta magnet positive society bagi Masyarakat Jember pada khususnya dan Masyarakat Jawa Timur pada umumnya.
Kepatuhan Gus Fawaid kepada Partai Gerindra secara nyata tanpa syarat juga bisa menjadi narasi positif bagi calon partai pengusung nantinya serta gambaran pola leadership positif ditengah lemahnya konsep kepemimpinan para penguasa di Bumi Mojopahit.
Gus Fawaid dalam kiprahnya sebagai Bupati Jember,juga menjadi simbol pemersatu berbagai permasalahan pelik bagi Masyarakat Jember,contohnya dalam penanganan polemik pasar tanjung Jember,Gus Fawaid mengundang semua stakeholder yang berkaitan langsung dengan Pasar Tanjung dan mendengarkan dengan seksama apa yang menjadi harapan serta keinginan Masyarakatnya.
Bangunan konstruksi kuat antara Gus Fawaid dengan LSM,Ormas,Media serta interaksi positif berbasis narasi membangun dengan MAKI Jatim secara kelembagaan tentunya juga bisa menjadi ilustrasi serta gambaran bagaimana tebalnya pondasi perjuangan Gus Fawaid dalam mengayomi lintas lini dengan slogan “Cinta”nya.
“Sangat wajar apabila kemudian Gus Fawaid berpeluang muncul menjadi kuda hitam dalam kontestasi sebagai Calon Gubernur dalam Pilgub Jatim 2029/2030 ditengah Calon Gubernur Jatim lainnya,dan pastinya,Partai Gerindra Jawa Timur akan berpeluang menjadi Partai pengusung utama keberadaan Gus Fawaid untuk maju sebagai Calon Gubernur Jawa Timur,”ujar Heru pengamat politik “rakyat jelata” yang menjadi julukan kerennya.
Heru menegaskan bahwa dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur pada tahun 2029/2030 nantinya
dipastikan bahwa ada perubahan stigma pandangan politis yang hebat dari masyarakat Jawa Timur sebagai pemilih utama.
Perubahan arah pola pikir politik Masyarakat Jawa Timur dalam Pilgub Jatim 2029/2030 ini berpotensi akan memberikan “positive profit by elektoral politic” berbasis narasi Heroisme program Gus Fawaid sebagai Bupati Jember untuk sepenuhnya memberikan yang terbaik bagi Masyarakatnya.
Kesiapan Gus Fawaid untuk menjadi Calon Gubernur Jawa Timur tentunya bisa juga menjadi “strong of poltical Will” bagi Partai partai politik
Pengusung Calon Gubernur Jawa Timur lainnya.
“Di mata masyarakat wilayah timur,Provinsi Jawa Timur,Gus Fawaid akan menjadi magnet simpati luar biasa,dan tentunya akan menjadi modal luar biasa untuk menggerakkan Epicentrum magnet tersebut ke wilayah Barat,dan wilayah Madura Provinsi Jawa Timur,”pungkas Heru pengamat politik “rakyat jelata”.






