
Pasca pulang dari tugas kepartaian di Jakarta,anggota DPRD inisial UAM dari Kabupaten Malang dan anggota DPRD inisial ADR dari Kabupaten Banyuwangi,menyempatkan diri untuk singgah dulu di Surabaya.
Keputusan singgah ke Surabaya ini ternyata disinyalir untuk menikmati glamor dunia malam di Kota Surabaya bersama rekan rekannya,serta diduga keras menggunakan narkoba sebagai penunjang lengkapnya artikulasi “menikmati” dunia malam dalam arti yang sesungguhnya.
Hal ini tentunya mengundang perhatian Tim Resnarkoba Polrestabes Suranaya dan berakhir dengan giat penggerebekan pada salah satu Hotel yang bertempat di Jalan Ahmad Yani Surabaya.
Berdasarkan informasi yang berhasil digali MAKiNews.com dari sumber yang sangat terpercaya,sampai malam ini (30/09) kedua Anggota DPRD beraama rekan rekannya masih intensif diperiksa penyidik Resnarkoba Polrestabes Surabaya dan disinyalir positif menggunakan narkoba pada hasil test urine yang telah terlaksana sebagai bagian penting untuk memastikan dugaan “pesta narkoba” yang telah berlangsung sebelumnya.
“Dalam hal ini ada 2 rantai pertunjukkan yang luar biasa,yang pertama menguat dugaan telah terjadi pesta narkoba dan yang lebih parah adalah kedua anggota DPRD tersebut ternyata masing masing mempunyai keluarga dan pasangan hidup sejati,ditengah dugaan adanya jalinan asmara gelap diantara keduanya,” jelas Himawan,Pemred MAKINews.com.
Himawan menegaskan bahwa malam ini juga (30/09) tim wartawan Media MAKiNews.com sudah mendatangi kedua rumah anggota DPRD dari Kabupaten Malang dan Kabupaten Banyuwangi untuk dimintai konfirmasi dan keterangan lanjutan.
Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi,insial ADR dari Partai Gerindra tersebut ternyata merupakan putri kesayangan dari Pak “S” yang juga merupakan anggota DPR RI Partai Gerindra dari Dapil Banyuwangi Jawa Timur.
Pun demikian,inisial “UAM” yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Malang dari Partai Gerindra Dapil 7 tersebut ternyata ditengarai merupakan Ketua PSSI Kabupaten Malang.
Hal ini tentunya menjadi preseden buruk luar biasa dimasa wakil rakyat yang dipilih oleh masyarakat pendukungnya ternyata disinyalir tidak memberikan edukasi positif dalam mengawal kebijakan yang pro rakyat,bahkan lebih diperparah dengan adanya dugaan kebejatan moral karena disinyalir keduanya merupakan pasangan asmara gelap yang tidak berujung.
MAKINews.com yang merupakan media online resmi lembaga Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koorwil Provinsi Jawa Timur menyatakan sikap akan mengawal perkembangan dugaan kejahatan penggunaan narkoba ini sampai tuntas sembari menunggu pers rilis resmi dari Polrestabes Surabaya yang rencana akan dilaksanakan sore hari ini (30/09).
Dari fakta lapangan,tim media MAKINews.com yang mendatangi kediaman kedua anggota DPRD Malamg dan Banyuwangi masih belum mendapatkan penjelasan secara komprehensif karena pemilik rumah tidak merespon sama sekali permintaan keterangan dari keluarga masing masing.
Secara Kelembagaan,MAKI Jatim berharap dugaan kasus kejahatan narkoba yang diduga dilakukan kedua anggota DPRD Malang dan Banyuwangi ini diungkap dengan sangat serius dalam konstruksi hukum pidana penyalahgunaan Narkoba dan tidak berhenti dalam proses assesment yang berujung pada proses rehabilitasi yang biasa menjadi lagu lama dalam ending kisah pengguna narkoba.






