Sunday, August 9

Demi mengutamakan pencapaian target pembangunan infrastruktur Masyarakat Jember,MAKI Jatim akhirnya batalkan aksi demo

Indikator prestasi keberhasilan Gus Fawait sebagai Bupati Jember akan menjadi modal utama untuk ikut meramaikan kontestasi Pilgub Jatim tahun 2030 nantinya
0
128

Pasca pertemuan dengan Gus Fawaid,Bupati Jember Minggu (09/08) pukul 11:25 WIB di kantor pendopo Bupati Jember,akhirnya secara kelembagaan MAKI Jawa Timur yang sudah mempersiapkan semua potensi kekuatan dan mobil komando truk trailer 40 feet yang khusus didatangkan dari Surabaya,bersepakat untuk membatalkan giat aksi demo akbarnya.

Giat aksi demo akbar yang rencana akan diselenggarakan pada Hari Senin (10/08) dengan tujuan aksi demo di Kantor Pendopo Bupati Jember dan Kantor Cabdin Jember Dinas Pendidikan Jawa Timur urung dilaksanakan tersebut murni karena melihat dan lebih mengutamakan kepentingan Masyarakat Jember.

Permasalahan polemik rencana hutang Pemerintah Kabupaten Jember sebesar 785 Milyar lebih tersebut telah dijelaskan secara detail kepada Heru MAKI,Ketua MAKI Koorwil Provinsi Jawa Timur.

Dalam penjelasannya,Bupati Jember menyampaikan bahwa konstruksi anggaran berbasis APBD 2 Pemkab Jember untuk pelaksanaan DIPA tahun anggaran 2027 dipastikan masih belum bisa memenuhi target pencapaian riil seperti yang diharapkan Bupati Jember.

Dalam program Bunga Desaku dan Wadul Gus’e,tertera dengan jelas berbasis data,bagaimana Pemerintah Kabupaten Jember pada tahun anggaran 2027 harus bisa mengurai permasalahan polemik pembangunan infrastruktur Jalan desa pada 16 ribu titik lokasi.

Pun demikian ditambah dengan realisasi pemasangan Lampu Jalan desa pada 15 ribu titik lokasi.Dalam dunia kesehatan,sesuai fakta di lapangan bahwa RSUD Dr Soebandi dan RSUD Balung Jember sat ini sangat urgent membutuhkan pembangunan ruang inap baru mengingat kenaikan BOR pasien tembus 100%.

4 indikator target pencapaian,baik dalam infrastruktur jalan dan PJU serta kebutuhan bangunan baru untuk 2 Rumah sakit menjadi target pencapaian utama,menurut Bupati Jember,yang harus masuk program realisasi pembangunan dalam tahun anggaran 2027 tahun depan.

Berbasis perhitungan kemampuan fiskal Pemkab Jember untuk DIPA Tahun anggaran 2027 yang dipastikan akan kurang,langkah bijaksana yang harus dilakukan salah satunya adalah melakukan pengajuan hutang kepada PT SMI organ Kemenkeu Pusat.

Proposal Rencana pengajuan hutang untuk menutup kekurangan anggaran APBD II Pemkab Jember pada tahun anggaran 2027 akhirnya mendapatkan respon positif dikarenakan terutama karena nyata bahwa variabel keberhasilan Pemkab Jember yang sukses menaikkan PAD dalam tahun anggaran 2025 sebesar 124%.

Indikator keberhasilan dalam hal lonjakan kenaikan PAD daerah inilah yang menjadi kata kunci respon positif dari Kementerian Keuangan berkaitan dengan rencana hutang Pemkab Jember sebesar 785 Milyar lebih.

Dalam hal konsep pengembalian hutang tersebut,Gus Fawait,Bupati Jember telah menyampaikan dengan jelas bagaimana strategi pengembalian hutang akan dilaksanakan tanpa mengurangi kemampuan fiskal APBD II Pemkab Jember.

Melihat sajian penyampaian informasi diatas,Heru MAKI menyampaikan bahwa semangat dan kepedulian dari Bupati Jember dalam hal lebih memprioritaskan target pencapaian selaras dengan keinginan Masyarakat Jember patut diacungi jempol dan selayaknya mendapatkan support serta dukungan masyarakat Jember secara nyata.

Penyampaian Bupati Jember tersebut menjadi jawaban atas isu yang beredar dalam linimasa media sosial yang hanya menyajikan informasi atau opini yang sifatnya parsial dan hanya berbasis pada satu informasi sepihak.

Memahami serta siap mengawal kebijakan pembangunan Pemkab Jember pada tahun anggaran 2027 nantinya menjadi dasar utama pembatalan aksi demo akbar yang akan dilaksanakan MAKI Jatim pada hari Senin (10/08).

Bukan hanya aktualisasi pemahaman,Heru MAKI langsung mengundang rekan rekan media di Jember untuk menyampaikan dengan detil,apa yang menjadi alasan kuat pembatalan aksi demo MAKI Jatim.

“Ketika Pemimpin daerah bersikeras mengupayakan anggaran dari pihak ketiga untuk semata semata mengutamakan kepentingan Masyarakat Jember terutama dalam hal pencapaian target pembangunan bidang kesehatan dan bidang infrastruktur serta PJU desa,tentunya kita yang menjadi bagian dari Masyarakat sudah seharusnya memberikan dukungan dan support maksimal,”tegas Heru MAKI dalam pernyataan pada giat pers rilisnya.

Heru MAKI juga tegas menyampaikan kepada Bupati Jember bahwa transparansi alokasi anggaran dalam pelaksanaan pembangunan bidang infrastruktur dan kesehatan serta PJU menjadi hal yang sifatnya wajib dan MAKI Jatim siap mengawal program pembangunan tahun 2027 tersebut.

Heru MAKI berharap kepada rekan rekan media,untuk menyampaikan kepada Masyarakat Jember sajian berita yang sifatnya apa adanya tersebut dan berharap Masyarakat Jember akhirnya mengetahui dengan persis apa yang terjadi serta target pencapaian riil yang diharapkan Bupati Jember berkenaan dengan alasan kuat dibalik rencana hutang tersebut.

“Kita sudahi polemik isu dan opini yang berkembang lewat linimasa media sosial saat ini,dan lebih nyata kiranya,Heru MAKI juga mengajak semua lapisan Masyarakat Jember untuk bersama sama mengawal program pembangunan Kabupaten Jember,”ungkap Heru MAKI.

Dan tidak kalah pentingnya,melihat beberapa indikator keberhasilan Gus Fawaid dalam membangun Jember,Insya Allah akan menjadi modal utama bagi Gus Fawait untuk melangkah dalam kontestasi peluang untuk maju sebagai Calon Gubernur Jawa Timur pada tahun pemilihan 2030 nantinya.

Leave a reply