
Heru MAKI,Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Koorwil Provinsi Jawa Timur berikan himbauan keras untuk tak gunakan mobil dinas saat mudik Lebaran kemarin dan saat melakukan aktifitas yang tidak ada korelasi atau hubungannya dengan kedinasan pada jabatan yang melekat.
Pentingnya integritas dan kehati-hatian sangat diperlukan,ketika harus meninggalkan kendaraan dinas di kantor.Ini bukan semata soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga bentuk kehati-hatian agar tidak bersinggungan dengan potensi penyalahgunaan wewenang, sekecil apa pun itu.
Inilah gambaran kecil dari puisi yang berjudul Integritas bagi para Abdi Negara untuk mengeeepankan konsistensi narasi pengabdian dan menjauh dari penyalahgunaan kewenangan.
MAKI Jatim secara kelembagaan mengangkat permasalahan integritas berkenaan dengan penggunaan mobil dinas dikarenakan masih banyak temuan terutama pada jajaran Kepala atau Pimpinan yang menggunakan beberapa mobil dinas untuk kepentingan pribadi dan keluarganya.
Kehati hatian dalam menggunakan fasilitas negara harusnya menjadi narasi utama bagi jajaran Abdi Negara,terutama para Kepala Dinas/OPD atau Pimpinan,dan perilaku mengedepankan kehati-hatian tersebut menjadi gambaran kepatuhan positif dan terukur.
kemdaraan dinas atau Fasilitas Negara lainnya bukan sekadar alat transportasi, melainkan itu merupakan lambang amanah dan menjadi separator atau ilustrasi pemilahan untuk mengerti batasan kewenangan.
Sikap itu hadir sebagai pengingat yang halus, bahwa setiap orang memiliki cara masing-masing dalam menjaga amanah. Dan barangkali, justru dari ketenangan sikap seperti itulah, kepercayaan publik perlahan tumbuh. Ia tidak dibangun dalam satu kebijakan besar, melainkan tumbuh perlahan dari sikap-sikap kecil yang konsisten.

“Bismillah,atas nama Masyarakat,saya akan menginstruksikan segenap jajaran pengurus dan anggota MAKI Jatim untuk melakukan sweeping berkenaan dengan penggunaan mobil plat merah atau mobil dinas yang digunakan diluar jam kantor atau digunakan untuk kegiatan yang tidak ada kaitannya dengan Kantor Dinas,Cegat mobilnya dan foto serta videokan untuk kemudian kita akan berikan laporan kepada Baperjakat,BKD dan Inspektorat sebagai Aparat Pengawas Intern Pemerintahan,”pungkas Heru MAKI dengan nada tegas serta serius dan tidak main main.






